SAHABATNEWS.ID, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Hotel Claro Makassar, pada Kamis (5/3/2026).
Forum ini menjadi momentum strategis untuk menentukan arah pembangunan Kota Makassar pada tahun ketiga pelaksanaan RPJMD 2025–2029.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang penting untuk merumuskan kebijakan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Munafri menjelaskan, pembangunan Kota Makassar diarahkan untuk mewujudkan visi Makassar unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan.
Dalam implementasinya, arah kebijakan pembangunan Kota Makassar tahun 2027 difokuskan pada empat pilar utama.
Pertama, akselerasi pembangunan infrastruktur perkotaan melalui peningkatan kualitas jalan, konektivitas antarwilayah, revitalisasi sistem drainase untuk mengurangi genangan dan banjir, serta penguatan sistem transportasi publik yang terintegrasi.
Kedua, pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan, termasuk peningkatan kualitas ruang terbuka hijau, modernisasi pengelolaan sampah menjadi energi melalui PSEL, peningkatan kualitas air dan sanitasi.
Ketiga, peningkatan kualitas sumber daya manusia, melalui penurunan prevalensi stunting, penguatan layanan kesehatan dasar, peningkatan mutu pendidikan termasuk pendidikan vokasi.
Keempat, transformasi pelayanan publik berbasis digital yang diarahkan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.
Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, turut menyampaikan dukungannya terhadap arah pembangunan yang dibahas dalam Musrenbang tersebut.
Menurutnya, perencanaan pembangunan yang terintegrasi sangat penting untuk memastikan program-program pemerintah dapat menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Melalui forum ini diharapkan tercipta perencanaan pembangunan yang lebih terintegrasi, partisipatif, dan berkelanjutan demi mendorong kemajuan Kota Makassar.