Cari

Demo Aliansi Luwu Raya: Bupati Lutra Turun Langsung Sampaikan Orasi

SAHABATNEWS.ID, LUWU UTARA — Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Provinsi Luwu Raya menggelar aksi demonstrasi di Kecamatan Bungadidi, yang merupakan batas antara Kabupaten Luwu Utara (Lutra) dan Luwu Timur, pada Senin, 5 Januari 2026.

Mereka kembali menuntut janji negara untuk pembentukan Provinsi Luwu Raya, dengan harapan mewujudkan Daerah Otonomi Baru (DOB) yang akan meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan di kawasan Tana Luwu.

Aksi yang diikuti oleh ratusan mahasiswa ini menjadi lebih menarik ketika Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, turun langsung menemui para pendemo.

Dalam sebuah momen yang penuh semangat, Andi Rahim hadir naik ke atas mobil yang digunakan para mahasiswa untuk orasi, dan dengan lantang menyampaikan dukungannya terhadap perjuangan mereka.

Di hadapan para pendemo, Bupati Andi Rahim mengungkapkan harapannya agar suara perjuangan untuk Provinsi Luwu Raya bisa terus menggema, tidak hanya di Luwu Utara, tetapi juga di seluruh wilayah Tana Luwu.

Ia mengajak mahasiswa untuk tetap memperjuangkan aspirasi mereka dengan penuh kesantunan, menjaga martabat, dan selalu mematuhi aturan hukum yang berlaku.

“Semoga perjuangan Provinsi Luwu Raya akan menggema di semua kabupaten dan kota yang ada di Tana Luwu,” kata Andi Rahim dengan semangat.

Ia juga menegaskan pentingnya agar perjuangan ini tetap berjalan dengan damai dan tertib, serta mendapat perhatian dari pemerintah pusat.

Bupati Lutra menutup orasinya dengan harapan agar perjuangan ini sampai ke telinga Presiden Prabowo Subianto dan mendapat jalan terbaik untuk terwujudnya Provinsi Luwu Raya.

Aksi ini disambut dengan riuh tepuk tangan dan sorakan semangat dari mahasiswa dan masyarakat yang hadir.

Mereka merasa semakin yakin bahwa perjuangan untuk mendapatkan provinsi baru ini bukanlah sesuatu yang mustahil, dan berharap agar semakin banyak pihak yang mendukung.

Jenlap Tandi Bali, salah satu juru bicara dari Aliansi Perjuangan Provinsi Luwu Raya, menyatakan bahwa aksi ini adalah langkah kedua dalam perjuangan mereka.

“Kami akan terus memperjuangkan aspirasi kami. Luwu Raya layak menjadi provinsi baru untuk kemajuan daerah ini,” ujarnya dengan tegas.

Meski perjuangan ini masih panjang, aksi yang dilakukan oleh mahasiswa dan dukungan dari Bupati Luwu Utara memberikan angin segar bagi harapan masyarakat Tana Luwu.

Dengan semangat persatuan dan kesungguhan, diharapkan Provinsi Luwu Raya akan segera terwujud sebagai daerah otonomi baru yang dapat membawa perubahan signifikan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

Terkait: