SAHABATNEWS.ID, MAKASSAR — Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Selatan melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Wali Kota Munafri Arifuddin di Kantor Pemerintah Kota Makassar, Rabu (11/6/2026).
Pertemuan tersebut membahas kesiapan pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) dan Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) 2026.
Dalam pertemuan itu, Ketua PW GP Ansor Sulsel Muhammad Ridwan Yusuf bersama jajaran pengurus dan Ketua PC GP Ansor Kota Makassar memaparkan progres persiapan teknis serta kebutuhan pendukung kegiatan yang akan digelar pada 23–27 Juni 2026.
Kegiatan kaderisasi tersebut rencananya dipusatkan di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Al-Imam Ashim, Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Al-Imam Ashim, dan akan dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Wilayah GP Ansor Sulawesi Selatan.

Wali Kota Makassar menyambut baik rencana besar kaderisasi tersebut. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan dalam memperkuat karakter dan kepemimpinan generasi muda.
Ketua PW GP Ansor Sulsel, Muhammad Ridwan Yusuf, menegaskan bahwa PKN dan Susbanpim bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang strategis untuk membangun kapasitas kader di tengah tantangan zaman.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan lahirnya kader yang tidak hanya kuat secara ideologi dan organisasi, tetapi juga siap mengambil peran di berbagai sektor kehidupan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi momentum konsolidasi internal GP Ansor Sulawesi Selatan untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus memperluas kontribusi sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, PC GP Ansor Kota Makassar menyatakan kesiapan penuh sebagai tuan rumah, termasuk dalam aspek teknis, koordinasi lapangan, hingga dukungan pelaksanaan kegiatan.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan kesiapan struktur organisasi, PW GP Ansor Sulsel optimistis rangkaian PKN dan Susbanpim 2026 akan berjalan sukses serta melahirkan kader-kader pemimpin yang berintegritas, berdaya saing, dan berkomitmen pada pengabdian untuk umat, bangsa, dan negara.