SAHABATNEWS.ID, JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) kembali membuka kesempatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) terbaik untuk mengisi jabatan strategis melalui Seleksi Terbuka Jabatan Administrator (Eselon III) dan Jabatan Pengawas (Eselon IV), (30/6/26).
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Kemenhaj dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berintegritas melalui penerapan sistem merit.
Seleksi tersebut diumumkan melalui Pengumuman Nomor PENG-11/SJ/2026 dan terbuka bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kemenhaj yang memenuhi persyaratan.
Sekretaris Jenderal Kemenhaj, Teguh Dwi Nugroho, menegaskan bahwa pengisian jabatan melalui mekanisme seleksi terbuka merupakan upaya menghadirkan pemimpin-pemimpin yang mampu menjawab tantangan transformasi kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"Seleksi terbuka ini kami laksanakan untuk memastikan jabatan-jabatan strategis di lingkungan Kemenhaj diisi oleh ASN yang profesional, berintegritas, dan memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat. Melalui proses yang transparan dan objektif, kami ingin menghadirkan pemimpin yang mampu mendorong transformasi kelembagaan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Teguh di Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Menurut Teguh, Kemenhaj membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan, mendorong inovasi, serta membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil dan pelayanan masyarakat.
Proses seleksi akan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi menggunakan Computer Assisted Competency Test (CACT) Badan Kepegawaian Negara (BKN), hingga wawancara bagi peserta yang lolos pada tahapan sebelumnya.
Pendaftaran dibuka mulai 29 Juni hingga 22 Juli 2026 melalui portal ASN Karier BKN. Hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada 28–31 Juli 2026, sementara pelaksanaan CACT BKN berlangsung pada 3–7 Agustus 2026.
Kemenhaj menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan secara transparan, objektif, kompetitif, dan akuntabel, serta tidak dipungut biaya.
Sejalan dengan komitmen pembangunan Zona Integritas, Kemenhaj juga menolak segala bentuk suap, gratifikasi, percaloan, maupun praktik lain yang bertentangan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Melalui seleksi terbuka ini, Kemenhaj berharap lahir pemimpin-pemimpin baru yang berintegritas, inovatif, dan memiliki semangat melayani.
Kehadiran para pemimpin tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas organisasi sekaligus menghadirkan layanan haji dan umrah yang semakin profesional, responsif, dan berkualitas bagi masyarakat.
Kemenhaj mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahapan seleksi secara jujur, mandiri, dan bertanggung jawab, serta tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan apa pun.
Informasi lengkap mengenai persyaratan, formasi jabatan, dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui tautan berikut:
https://cloud.haji.go.id/index.php/s/X9TXFf3zDs5YD2X