Cari

Kemensos Kolaborasi dengan PT Pos: Dari Penyalur Bansos ke Mitra Pemberdayaan

SAHABATNEWS.ID, JAKARTA — Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) membuka peluang besar untuk memperluas kerja sama dengan PT Pos Indonesia, Senin (6/4/26).

Tidak lagi terbatas sebagai penyalur bantuan sosial (bansos), PT Pos kini didorong menjadi mitra strategis dalam program pemberdayaan masyarakat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menyatakan bahwa peluang kolaborasi ini sangat terbuka.

Dengan jaringan luas hingga pelosok negeri serta pengalaman panjang dalam distribusi, PT Pos dinilai memiliki keunggulan untuk mendukung transformasi penyaluran bansos yang lebih efektif dan berdampak.

“Kolaborasi ini perlu segera dipercepat agar PT Pos dapat terlibat lebih aktif, tidak hanya dalam penyaluran, tetapi juga dalam pemberdayaan penerima manfaat,” ujar Gus Ipul saat menerima audiensi jajaran direksi PT Pos.

á

Selain memperluas peran, kerja sama ini juga diharapkan mampu menekan biaya distribusi bansos, terutama bagi penerima manfaat baru.

Efisiensi tersebut menjadi krusial di tengah kebutuhan penyaluran yang cepat, tepat sasaran, dan adaptif terhadap dinamika data penerima manfaat dalam sistem DTSEN.

Kemensos menilai sinergi yang lebih kuat dengan PT Pos akan mempercepat proses verifikasi lapangan, meningkatkan akurasi data, serta memastikan bantuan benar-benar diterima oleh pihak yang berhak.

Direktur Utama PT Pos Indonesia, Daud Joseph, menyambut positif rencana penguatan kolaborasi ini. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan yang inklusif dan profesional, sekaligus meningkatkan kualitas distribusi bansos di seluruh Indonesia.

“PT Pos siap mendukung penyaluran bansos secara optimal dan melakukan pemantauan aktif di lapangan agar bantuan tersalurkan tepat sasaran,” ujarnya.

Langkah ini menandai arah baru kebijakan bansos nasional dari sekadar penyaluran bantuan menuju pendekatan pemberdayaan yang lebih berkelanjutan.

Dengan kolaborasi yang diperkuat, pemerintah berharap penerima manfaat tidak hanya terbantu secara ekonomi dalam jangka pendek, tetapi juga mampu bertransformasi menuju kemandirian.

Terkait: