Cari

Konferwil XVI GP Ansor Sulsel Resmi Dibuka, Jadikan Ajang Silaturahmi

SAHABATNEWS.ID, MAKASSAR — Semangat kebangkitan dan konsolidasi besar organisasi mewarnai pembukaan Konferensi Wilayah (Konferwil) XVI Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Selatan yang digelar khidmat dan penuh energi di Asrama Haji Sudiang, Makassar, (13/2/25).

Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 13-15 dengan mengusung tema besar “Digdaya Ansor, Menuju Kedaulatan Pangan”, forum tertinggi tingkat wilayah ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran Ansor sebagai garda terdepan kaderisasi, penguatan ekonomi umat, serta konsolidasi gerakan menuju kemandirian pangan di Sulawesi Selatan.

Konferwil ini dihadiri oleh unsur pemerintah, TNI-Polri, legislatif, serta jajaran organisasi kepemudaan dan badan otonom Nahdlatul Ulama. Tampak hadir Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulsel, perwakilan Polda Sulsel, unsur kementerian wilayah, Wakil Ketua Umum PP GP Ansor, jajaran PW dan PCNU Sulsel, anggota DPRD Provinsi Sulsel, Ketua DPD KNPI, PW Muslimat NU, PW Fatayat NU, PKC PMII, PW IPNU-IPPNU, serta para Ketua PC dan kader dari 23 cabang se-Sulawesi Selatan.

Ketua PW GP Ansor Sulsel, Rusdi Idrus, dalam sambutannya menegaskan bahwa Konferwil bukan sekadar forum pemilihan kepemimpinan, melainkan momentum silaturahmi dan penguatan soliditas kader.

“Konferwil ini harus menjadi ruang kebersamaan. Siapa pun yang terpilih nantinya, wajib merangkul seluruh kader di setiap cabang. Ansor harus tetap satu, solid, dan digdaya,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi dan memastikan Ansor Sulsel semakin adaptif menghadapi tantangan zaman.

Sementara itu Kepala Karo Kesra Provinsi Sulsel, Andi Munawir, menyampaikan apresiasi atas kontribusi GP Ansor dalam menjaga harmoni sosial dan stabilitas daerah. Ia berharap Konferwil ini melahirkan pemimpin yang berkualitas dan berintegritas.

“Kami berharap Konferwil ini berjalan lancar dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa Ansor Sulsel semakin maju dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Wakil Ketua Umum PP GP Ansor, H. Muh. Mabrur L. Lanuna, dalam arahannya menegaskan bahwa konferensi harus dilaksanakan dengan penuh riang gembira dan semangat persaudaraan.

“Organisasi adalah ruang proses. Apa yang sudah dibangun bersama jangan sampai dirusak hanya karena konflik sesaat. Ansor harus dewasa dalam berdemokrasi,” pesannya.

Ia juga menekankan bahwa tema kedaulatan pangan merupakan langkah visioner Ansor dalam menjawab tantangan krisis global dan memperkuat kemandirian ekonomi kader.

Konferwil XVI ini diikuti oleh 23 cabang GP Ansor dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Forum ini menjadi penentu arah kepemimpinan dan strategi gerakan Ansor Sulsel untuk periode mendatang.

Dengan semangat “Digdaya Ansor”, Konferwil XVI diharapkan menjadi tonggak kebangkitan baru, memperkuat konsolidasi organisasi, serta mengokohkan peran GP Ansor sebagai pilar strategis dalam menjaga keutuhan NKRI dan mendorong kedaulatan pangan di Sulawesi Selatan.

Terkait: