SAHABATNEWS.ID, PALOPO — Tensi politik organisasi menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Palopo mendadak menghangat.
Bursa calon Ketua PCNU kian menyedot perhatian warga Nahdliyin setelah munculnya nama figur kuat nan visioner Akhmad Syarifuddin.
Kehadiran sosok Wakil Walikota Palopo yang akrab disapa Ome ini langsung membuat konstelasi jelang Konfercab bergerak dinamis.
Tak sekadar meramaikan, Akhmad Syarifuddin dinilai menjadi salah satu kandidat paling siap dengan rekam jejak kepemimpinan nasional maupun cabang yang sangat diperhitungkan.
Saat ditemui di kediamannya, Akhmad Syarifuddin menegaskan komitmennya untuk mendedikasikan pengalaman organisasinya demi kemajuan jam’iyyah Nahdlatul Ulama di Kota Palopo, (20/10/26).
Menurutnya, NU adalah aset peradaban besar yang wajib dirawat sesuai dengan khittah dan amanah para muassis (pendiri).
"Saya bertekad melakukan pembenahan struktural secara menyeluruh dan membawa NU melangkah lebih jauh lewat kolaborasi strategis bersama seluruh stakeholder serta pemerintah," tegasnya penuh optimisme.
Akhmad Syarifuddin menambahkan NU adalah organisasi besar dan mulia. Kita punya tanggung jawab sejarah untuk menjaga serta mengembangkannya.
Bukan tanpa alasan nama Akhmad Syarifuddin meletus sebagai kandidat terkuat. Sepak terjangnya di jajaran badan otonom dan struktur NU sudah teruji di level nasional hingga daerah.
Sebagai informasi Ome pernah dipercaya menjabat sebagai Wakil Bendahara Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor di era kepemimpinan Nusron Wahid, dan saat ini diberi amanah sebagai Wakil Ketua PCNU Kota Palopo.
Dengan kombinasi pengalaman birokrasi, pimpinan organisasi pemuda NU tingkat nasional, serta kepengurusan cabang saat ini, masuknya Akhmad Syarifuddin diprediksi akan mengubah peta kekuatan dalam Konfercab PCNU Palopo mendatang.
Dukungan dari berbagai elemen akar rumput dan kader muda NU pun kian mengalir deras, menjadikan peta persaingan menuju kursi No. 1 PCNU Palopo semakin menarik untuk dinantikan.