Cari

Lapas Kelas IIA Palopo Banjir Kepedulian, Keluarga Warga Binaan Disentuh Bantuan Sembako

SAHABATNEWS.ID, PALOPO – Kepedulian tidak berhenti di balik tembok penjara. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo kembali menunjukkan bahwa Pemasyarakatan bukan sekadar tentang pembinaan dan pengamanan, tetapi juga tentang kemanusiaan, kepedulian, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Pada Jumat (23/10), jajaran Lapas Kelas IIA Palopo menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada keluarga warga binaan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata perhatian terhadap keluarga yang turut merasakan dampak ekonomi selama anggota keluarganya menjalani masa pembinaan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok sehari-hari sekaligus menghadirkan semangat dan kepedulian bagi keluarga penerima.

Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Sudirman Azis, menegaskan bahwa pelaksanaan tugas Pemasyarakatan harus berjalan seiring dengan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

“Bantuan sosial ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian kami kepada keluarga warga binaan. Kami menyadari bahwa keluarga memiliki peran penting dalam memberikan dukungan moral selama proses pembinaan berlangsung. Karena itu, kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban kebutuhan sehari-hari dan memberikan manfaat bagi keluarga penerima,” ujar Sudirman Azis.

Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak hanya ditentukan oleh program yang dijalankan di dalam lapas, tetapi juga oleh dukungan keluarga dan lingkungan sosial yang menjadi bagian penting dalam perjalanan warga binaan memperbaiki diri.

Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, kegiatan ini menjadi pesan bahwa keluarga warga binaan tetap menjadi bagian dari perhatian Pemasyarakatan. Di tengah tantangan ekonomi dan proses pembinaan yang dijalani, dukungan sosial diharapkan mampu menumbuhkan optimisme serta memperkuat ikatan kekeluargaan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Pemasyarakatan hadir bukan hanya untuk melaksanakan pembinaan, tetapi juga untuk menumbuhkan kepedulian. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap hubungan antara petugas, warga binaan, keluarga, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik,” tambahnya.

Kepedulian terhadap keluarga juga memiliki makna strategis dalam mendukung proses perubahan perilaku warga binaan. Keluarga merupakan salah satu sumber motivasi terbesar untuk terus memperbaiki diri, mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

Sudirman Azis menekankan pentingnya sinergi antara pihak lapas dan keluarga dalam mempersiapkan proses reintegrasi sosial. Dukungan moral, perhatian, serta motivasi dari orang-orang terdekat diharapkan menjadi kekuatan bagi warga binaan untuk menata kembali masa depan mereka.

“Dukungan keluarga sangat berarti bagi warga binaan. Kami berharap keluarga senantiasa memberikan semangat, motivasi, dan dukungan positif agar warga binaan dapat menjalani pembinaan dengan baik, melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, serta mempersiapkan diri untuk kembali menjadi bagian dari masyarakat,” terangnya.

Melalui kegiatan bantuan sosial ini, Lapas Kelas IIA Palopo menegaskan bahwa pembinaan sejatinya tidak hanya berorientasi pada kehidupan di balik jeruji, tetapi juga pada pemulihan hubungan sosial, penguatan peran keluarga, dan kesiapan warga binaan untuk kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Terkait: