SIDRAP – Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kabupaten Sidrap ikut berpartisipasi dalam momentum HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026. Kegiatan bertajuk Yellow Domino Exhibition antar Gardu Pordi Se-Kabupaten Sidrap digelar pada Jumat (14/8/2026), di Warkop 54, Pangkajene, Sidenreng Rappang.
Turnamen Domino ini juga dimaksudkan memperkuat pembinaan atlet domino sehingga domino yang dulunya sekadar hobi pengisi waktu luang, melalui Pordi, permainan rakyat yang merakyat ini digarap serius menjadi cabang olahraga prestasi.
Dua gardu Pordi resmi dikukuhkan di sela-sela acara turnamen ini, yakni Gardu 54 dan Gardu ASJ69 Lancirang. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Pordi Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), dan disaksikan Ketua Pordi Sidrap H. Ismail Aksa serta Pembina Pordi Sidrap H. Zulkifli Zain.
Turut hadir dalam acara ini diantaranya Arifin Damis (Wakil Ketua DPRD Kab.Sidrap), Sudarmin Baba (Anggota DPRD Kabupaten Sidrap), dan Syamsuri yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD dari Kabupaten Pinrang.
Menurut IAS, kehadiran gardu-gardu Pordi ini punya peran krusial sebagai fondasi utama pembinaan atlet dari tingkat komunitas.
“Gardu ini adalah tempat pembinaan atlet. Tidak ada turnamen yang diikuti tanpa ada perwakilan dari gardu,” tegas IAS.
Pordi Sulsel juga telah menjajaki kerja sama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) di tingkat dusun, RT dan RW.
Menurutnya, program tersebut dapat berjalan beriringan dengan penguatan organisasi Pordi di tingkat akar rumput.
“Setiap siskamling juga akan menjadi tempat bagi gardu,” kata IAS.
Arah Pengembangan Olahraga Domino Di Kabupaten Sidrap
Pordi Sidrap mendorong olahraga domino tidak hanya berkembang sebagai aktivitas olahraga yang bernuansa hiburan, rekreasi dan kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Pordi SIdrap juga telah merencanakan penyelenggaraan berbagai kegiatan dan turnamen yang melibatkan masyarakat, komunitas, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Sidenreng Rappang.
Ketua PORDI Sidrap, H. Ismail Aksa, mengatakan bahwa olahraga domino memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan menjadi sebuah ekosistem kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas. Menurutnya, turnamen domino tidak hanya menghadirkan pertandingan, tetapi juga dapat menggerakkan berbagai sektor ekonomi di sekitarnya.
“Domino memiliki komunitas yang kuat. Mudah dimainkan, dan penggemarnya dari semua kalangan, tua dan muda. Jika dikelola secara profesional, kegiatan olahraga ini dapat menjadi ruang pertemuan antara olahraga, komunitas, UMKM, hiburan dan ekonomi kreatif,” ujar Ismail Aksa yang juga Anggota DPRD Kabupaten Sidrap ini.
PORDI Sidrap juga melihat olahraga domino sebagai sarana untuk memperkuat interaksi sosial sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan organisasi, kepemimpinan dan sportivitas.
“Yang ingin kami bangun bukan sekadar pertandingan domino dengan hadiah-hadiah fantastis. Kami ingin menciptakan ekosistem yang membuat olahraga ini memiliki nilai olahraga, sosial dan ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.