Cari

PW GP Ansor Sulsel Resmi Dilantik, Perkuat Kualitas Kader dan Ketahanan Pangan

SAHABATNEWS.ID, MAKASSAR – Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Selatan masa khidmat 2026–2030 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Universitas Islam Makassar (UIM), Rabu (24/6/26).

Pelantikan ini dirangkaikan dengan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) serta Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi GP Ansor dalam memperkuat konsolidasi organisasi, kaderisasi, serta menyiapkan kepemimpinan muda yang adaptif terhadap tantangan kebangsaan dan pembangunan nasional.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Dirjen Pertanian RI, perwakilan Pemerintah Provinsi Sulsel, DPRD Sulsel, Kanwil Kemenhaj Sulsel, Ketua DPW PKB Sulsel, Bawaslu Sulsel, Korwil BSI Sulsel, unsur Forkopimda, Rektor UIM, para pimpinan PTKIN se-Sulawesi Selatan, dewan penasihat, Ketua PW GP Ansor se-Indonesia, Ketua PC GP Ansor se-Sulawesi Selatan, Muslimat NU, Fatayat NU, PMII, IPNU, IPPNU, pemuda lintas iman, serta ribuan kader Ansor dan Banser.

Dalam penyampaiannya tuan rumah Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag. menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada jajaran PW GP Ansor Sulsel yang baru dilantik.

"Jadikan Kampus sebagai markasnya NU ataupun Ansor seperti Kampus UIM ini dan satu satunya di Indonesia Timur" ujar Rektor UIM Makassar.

Sementara itu Ketua PW GP Ansor Sulsel, Muh. Ridwan Yusuf, menegaskan bahwa fokus utama kepemimpinannya tidak hanya memperkuat jumlah kader, tetapi juga meningkatkan kualitas kaderisasi di seluruh tingkatan organisasi.

"Kita tidak hanya berbicara tentang memperbanyak kader, tetapi bagaimana menghadirkan kader yang berkualitas, kompeten, dan siap menjawab tantangan zaman," tegas Ridwan.

Ia juga menekankan pentingnya pembenahan tata kelola organisasi melalui peningkatan akreditasi struktur kelembagaan mulai dari tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) hingga ranting sebagai fondasi penguatan organisasi di akar rumput.

Sementara itu, dalam mata Kuliah Umum Dirjen Pertanian RI, Dr. Ir. Muh. Taufiq Ratule, dalam arahannya menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, upaya mewujudkan swasembada pangan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan seperti GP Ansor.

"Ketahanan pangan dan program swasembada pangan harus menjadi perhatian bersama. Dengan kolaborasi yang kuat, produksi pangan nasional dapat terus meningkat demi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Terakhir arahan ketua Umum GP Ansor, H. Addin Jauharudin, mengingatkan bahwa kader Ansor harus memiliki kompetensi, kreativitas, serta kemampuan mengelola sumber daya manusia yang dimiliki.

"Kader Ansor harus memiliki kompetensi dan kreativitas. Sahabat-sahabat harus mampu mengelola potensi SDM yang dimiliki untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," katanya.

Addin juga menegaskan bahwa tantangan besar organisasi saat ini adalah menghadirkan agenda-agenda baru yang relevan dengan kebutuhan kader dan masyarakat di tingkat ranting.

"Tugas berat kita adalah bagaimana organisasi ini mampu meramu agenda-agenda baru yang lahir dari kebutuhan nyata di tingkat ranting. Dari sanalah kekuatan organisasi akan tumbuh dan berkembang," tambahnya.

Terkait: