SAHABATNEWS.ID, TANA TORAJA — Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tana Toraja terus mematangkan persiapan pembinaan jemaah melalui sosialisasi dan bimbingan manasik haji tahun anggaran 2026 yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat bersama stakeholder yang digelar di Kantor Kemenhaj Tana Toraja, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan ini dihadiri jajaran satuan kerja Kemenhaj dan melibatkan Kepala KUA se-Tana Toraja sebagai bagian dari penguatan koordinasi dan evaluasi program pembinaan jemaah.
Kepala Kemenhaj Tana Toraja, H. Ruslin M. Said, mengatakan rapat tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan sekaligus menyusun langkah persiapan bimbingan manasik haji untuk tahun berikutnya.
Menurutnya, pembinaan jemaah tidak hanya dilakukan menjelang keberangkatan, tetapi perlu dipersiapkan secara terencana agar masyarakat memperoleh edukasi yang memadai sejak dini.
“Rapat ini untuk mengevaluasi sekaligus mempersiapkan pelaksanaan bimbingan manasik haji untuk persiapan tahun depan,” ujar H. Ruslin M. Said.
Ia menegaskan, sosialisasi kepada masyarakat memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman calon jemaah mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji.
“Ini merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat agar persiapan dalam melaksanakan ibadah haji bisa lebih baik ke depannya,” tambahnya.
Adapun sosialisasi dan pembinaan manasik haji akan diselenggarakan dibeberapa kecamatan yakni kecamatan Makale, Makale Selatan, Makale Utara, Sangalla, Sangalla Selatan, Sangalla Utara, Bittuang, Masanda, Saluputti, Rembon, Mengkendek, Ratetayo, dan Gandangbatu Sillanan.
Melalui kegiatan sosialisasi dan bimbingan manasik yang dipersiapkan secara berkelanjutan, Kemenhaj Tana Toraja berharap masyarakat, khususnya calon jemaah haji, dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji serta berbagai persiapan yang perlu dilakukan.
Rapat tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi dan koordinasi internal dalam menghadirkan pembinaan jemaah yang lebih terarah, terencana, dan berkesinambungan..