Cari

Gelar MoU, Bawaslu Luwu Gandeng Kemenag Perkuat Pendidikan Politik dan Demokrasi

SAHABATNEWS.ID, LUWU – Komitmen memperkuat demokrasi yang partisipatif dan berintegritas terus dibangun Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu melalui sinergi lintas sektor.

Salah satu langkah konkret diwujudkan dengan menggelar audiensi sekaligus menyerahkan draft Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu, Senin (27/7/2026).

Audiensi tersebut dipimpin oleh Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Luwu, Wahyu Derajat, S.Pd.I., yang mewakili jajaran pimpinan Bawaslu Kabupaten Luwu.

Sementara itu, pihak Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu diwakili langsung oleh Kepala Kantor, H. Sukardi Yusuf, S.Ag., M.M.

Dalam pertemuan tersebut, Wahyu Derajat menegaskan bahwa kolaborasi dengan Kementerian Agama merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan pendidikan politik dan penguatan nilai-nilai demokrasi di tengah masyarakat.

Menurutnya, Kementerian Agama memiliki peran penting dalam menanamkan nilai etika, integritas, dan tanggung jawab sebagai fondasi demokrasi yang sehat.

Selain memperkuat pendidikan politik bagi masyarakat secara umum, Bawaslu Kabupaten Luwu juga mendorong peningkatan literasi demokrasi bagi pemilih pemula. Edukasi sejak dini dinilai penting untuk membentuk generasi muda yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan hak pilihnya pada setiap penyelenggaraan pemilu.

"Sinergi antar lembaga menjadi kunci dalam membangun demokrasi yang berkualitas. Melalui kerja sama ini, kami berharap edukasi politik kepada masyarakat, khususnya pemilih pemula, dapat berjalan lebih optimal," ujar Wahyu Derajat.

Pada kesempatan yang sama, Wahyu juga menyampaikan bahwa Bawaslu Kabupaten Luwu saat ini tengah melaksanakan pengawasan terhadap proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).

Pengawasan tersebut bertujuan memastikan data pemilih selalu akurat, mutakhir, dan komprehensif sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu di masa mendatang.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu, H. Sukardi Yusuf, menyambut positif inisiatif yang dibangun Bawaslu Kabupaten Luwu.

Ia menilai kolaborasi lintas sektor merupakan langkah penting dalam memperkuat demokrasi melalui pendekatan edukatif sesuai tugas dan fungsi masing-masing lembaga.

"Kami menyambut baik audiensi ini dan siap berkolaborasi bersama Bawaslu Kabupaten Luwu. Kementerian Agama berkomitmen mendukung pendidikan demokrasi serta berbagai upaya yang bertujuan meningkatkan kualitas demokrasi melalui edukasi kepada masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsi kami," ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Bawaslu Kabupaten Luwu menyerahkan draft Nota Kesepahaman (MoU) yang akan menjadi dasar penyusunan program kerja bersama. Ruang lingkup kerja sama meliputi pendidikan politik, peningkatan partisipasi masyarakat, serta penguatan nilai-nilai demokrasi dan kebangsaan di Kabupaten Luwu.

Melalui sinergi ini, Bawaslu Kabupaten Luwu berharap terbangun kolaborasi yang berkelanjutan dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu dalam menciptakan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya demokrasi, memiliki partisipasi politik yang berkualitas, serta bersama-sama mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang berintegritas dan berkeadilan.

Versi ini menggunakan gaya rilis berita kehumasan dengan lead yang lebih kuat, alur yang lebih mengalir, serta penutup yang menegaskan dampak dan tujuan kerja sama sehingga lebih layak dipublikasikan di website, media massa, maupun media sosial resmi Bawaslu Kabupaten Luwu.

Terkait: