SAHABATNEWS.ID, PALOPO – Kabar menggembirakan datang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para pensiunan di Kota Palopo. Menjelang tahun ajaran baru, Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo mulai menyalurkan Gaji ke-13 sejak Selasa, 2 Juni 2026, dengan total anggaran mencapai Rp20 miliar.
Pencairan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memenuhi hak para aparatur sekaligus membantu kebutuhan keluarga ASN, khususnya untuk biaya pendidikan anak-anak yang akan memasuki tahun ajaran baru, (3/6/26).
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palopo, Abdul Waris, mengatakan bahwa seluruh anggaran telah disiapkan untuk menjangkau lebih dari 4.000 ASN di lingkup Pemkot Palopo.
“Anggaran sudah kami siapkan. Totalnya mencapai Rp20 miliar untuk lebih dari empat ribu ASN di Kota Palopo,” ujarnya.
Menurut Abdul Waris, besaran Gaji ke-13 yang diterima ASN setara dengan satu bulan penghasilan penuh yang mencakup gaji pokok, tunjangan jabatan, dan tunjangan kinerja sesuai pangkat serta golongan masing-masing. Pembayaran tersebut mengacu pada ketentuan pemerintah yang berlaku.
Ia menjelaskan bahwa pencairan pada bulan Juni sengaja dilakukan untuk membantu ASN menghadapi berbagai kebutuhan pendidikan anak menjelang tahun ajaran baru.
“Tujuan utama Gaji ke-13 ini adalah membantu biaya pendidikan anak, mulai dari uang sekolah, pembelian seragam, hingga perlengkapan belajar,” jelasnya.
Selain meringankan beban keluarga ASN, suntikan dana segar senilai Rp20 miliar tersebut juga diharapkan memberikan efek positif terhadap perekonomian daerah.
Meningkatnya daya beli ASN diyakini akan mendorong konsumsi rumah tangga dan memperkuat perputaran ekonomi masyarakat di Palopo.
“Dengan meningkatnya daya beli ASN di pertengahan tahun, kami berharap terjadi pergerakan positif pada sektor konsumsi dan perekonomian lokal,” tambah Abdul Waris.
Pencairan Gaji ke-13 ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian ASN, tetapi juga menjadi stimulus ekonomi yang diharapkan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kota Palopo.
Dengan momentum tahun ajaran baru yang semakin dekat, kebijakan ini diharapkan dapat membantu para ASN memenuhi kebutuhan pendidikan keluarga dengan lebih tenang dan optimal.