Cari

Perkuat Keamanan Digital di Lingkungan Pendidikan, Tim Safe & Smart 2026 Gelar Pengimbasan di SMAN 6 Makassar

MAKASSAR – Upaya meningkatkan literasi digital dan perlindungan anak di lingkungan pendidikan terus dilakukan melalui kegiatan pengimbasan program Safe & Smart 2026. Kegiatan bertema “Integrasi COP (Child Online Protection) dalam Pembelajaran” ini dilaksanakan di SMAN 6 Makassar pada Jumat, 9 Oktober 2026, pukul 08.30–11.30 WITA.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut pelatihan Safe & Smart 2026 yang telah diikuti oleh para peserta melalui rangkaian pelatihan daring dan luring. Pengetahuan serta pengalaman yang diperoleh selama pelatihan kemudian diteruskan melalui kegiatan pengimbasan kepada guru dan tenaga pendidik agar manfaat program dapat menjangkau komunitas pendidikan yang lebih luas. Fasilitator berasal dari beberapa sekolah di antaranya SMAN 21 Makassar, SMAN 25 Makassar, SMAN 5 Makassar, SMAN 23 Makassar, SMK Kartika Wirabuana XX-I Makassar, SMAN 6 Makassar, dan SMAN 6 Makassar.

Acara dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 6 Makassar dan dihadiri perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya menciptakan ruang digital yang aman bagi anak, khususnya dalam proses pembelajaran yang semakin memanfaatkan teknologi informasi.

Pengimbasan ini diikuti oleh para pendidik dari beberapa sekolah, yakni SMAN 6 Makassar, SMAN 15 Makassar, SMAN 25 Makassar, dan SMK Kartika XX-1 Makassar. Kehadiran peserta dari berbagai satuan pendidikan menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam memperluas pemahaman tentang keamanan digital dan perlindungan anak.

Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk memahami pentingnya mengintegrasikan prinsip Child Online Protection (COP) ke dalam pembelajaran. Perlindungan anak di ruang digital menjadi perhatian penting seiring meningkatnya penggunaan teknologi dalam kegiatan belajar-mengajar. Guru diharapkan mampu membekali peserta didik dengan pengetahuan dan kesadaran untuk menggunakan internet secara aman, bijak, serta bertanggung jawab.

Selain memperkuat wawasan, kegiatan ini juga mendukung pengembangan kompetensi pendidik melalui akses modul pelatihan dan sertifikat.

Melalui pengimbasan Safe & Smart 2026, diharapkan semakin banyak pendidik yang mampu menerapkan prinsip literasi digital dan perlindungan anak dalam praktik pembelajaran sehari-hari. Kolaborasi antarsekolah diharapkan turut membangun ekosistem pendidikan yang lebih aman, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Terkait: