SAHABATNEWS.ID, PALOPO – Pemerintah Kota Palopo menyatakan kesiapan penuh menyambut peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) ke-758 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-80 yang akan dipusatkan di Istana Datu Luwu, 19–25 Januari 2026 mendatang.
Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Palopo, Hj. Naili Trisal, saat menerima audiensi Ketua Panitia Pelaksana HJL dan HPRL 2026, Maddika Ponrang Andi Saddawero Kira, Rabu (7/1/2026).
“Insya Allah Palopo siap menyambut kegiatan besar dari Kedatuan Luwu ini. Ini adalah amanah dari Datu Luwu sekaligus kehormatan bagi Kota Palopo untuk turut menyukseskan perayaan bersejarah ini,” ujar Hj. Naili Trisal.
Wali Kota menilai peringatan HJL dan HPRL bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk melestarikan budaya Luwu dan menumbuhkan kembali semangat perjuangan serta nilai sejarah bangsa, khususnya di Tana Luwu.
“Ini bentuk nyata komitmen Pemerintah Kota Palopo dalam pemajuan kebudayaan. Ke depan, kami juga akan memberi perhatian lebih terhadap Istana Datu Luwu sebagai pusat sejarah dan budaya,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia HJL dan HPRL 2026, Maddika Ponrang Andi Saddawero Kira, menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Datu Luwu dan Wali Kota Palopo sebelumnya.
“Alhamdulillah, Ibu Wali Kota sangat responsif dan memberikan dukungan penuh. Ini menjadi energi besar bagi panitia dalam mematangkan seluruh persiapan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, progres persiapan panitia saat ini telah mencapai 70 hingga 80 persen. Rangkaian kegiatan selama hampir sepekan ini akan melibatkan berbagai komunitas budaya dan masyarakat se-Tana Luwu.
“Diperkirakan sekitar 7.000 peserta dan penggembira dari Kabupaten Luwu akan hadir di Palopo, ditambah sekitar 500 orang dari Luwu Utara. Belum termasuk masyarakat umum dan tamu undangan lainnya,” jelas Andi Saddawero.
Tak hanya itu, perayaan HJL dan HPRL 2026 juga akan dihadiri para raja dan sultan dari berbagai daerah di Nusantara. Hingga kini, sebanyak 55 raja dan sultan telah mengonfirmasi kehadiran mereka.
Dengan besarnya jumlah peserta dan tamu kehormatan, panitia menilai koordinasi lintas sektor dengan Pemerintah Kota Palopo menjadi kunci utama suksesnya pelaksanaan kegiatan.
“Seperti arahan Ibu Wali Kota, seluruh pihak harus bergandengan tangan agar seluruh rangkaian acara berjalan aman, lancar, dan bermakna bagi masyarakat,” tutupnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Palopo, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sekretaris Panitia HJL dan HPRL Salahuddin Abadi, serta jajaran panitia pelaksana.