SAHABATNEWS.ID, PALOPO – Menindaklanjuti insiden perkelahian antarkelompok remaja yang sempat terjadi antara pemuda Lappo dan Lebang, Polres Palopo bergerak cepat melakukan langkah preventif melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Binluh) Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Gereja Toraja Zion Lappo, Kelurahan Lebang, Kecamatan Wara Barat, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Palopo didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Lebang. Kehadiran aparat kepolisian disambut hangat oleh pendeta, pengurus gereja, dan seluruh jemaat yang hadir.
Dalam penyampaiannya, Kasat Binmas menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kelurahan Lebang atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan dalam menjaga situasi kamtibmas pascainsiden. Berkat sinergi seluruh pihak, kondisi keamanan di wilayah tersebut kini berangsur kondusif.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kelurahan Lebang yang telah bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Terima kasih pula kepada pihak gereja yang telah memberikan ruang bagi kami untuk berdialog langsung dengan jemaat," ujarnya.
Meski situasi mulai terkendali, Kasat Binmas mengingatkan bahwa fenomena tawuran remaja masih menjadi persoalan yang terus berulang dan memerlukan perhatian serius dari semua pihak.
Menurutnya, penyelesaian masalah tersebut tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat keamanan, tetapi membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga keluarga.
"Keamanan bukan hanya tugas Polri dan TNI. Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Seluruh elemen masyarakat harus mengambil peran aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian juga menyoroti pentingnya peran Ketua RT dan RW sebagai garda terdepan di lingkungan masyarakat.
Mereka diharapkan hadir saat terjadi gesekan di wilayahnya untuk menenangkan warga, meredam emosi, dan membantu mencarikan solusi terbaik.
Kasat Binmas juga mengingatkan bahwa menjaga keamanan merupakan investasi penting bagi masa depan generasi muda.
"Keamanan itu sangat mahal harganya. Dampak yang ditimbulkan akan jauh lebih mahal jika wilayah kita tidak aman. Mari kita jaga lingkungan ini demi masa depan anak-anak kita," pesannya di hadapan jemaat.
Melalui kegiatan "Polisi Masuk Gereja", Polres Palopo berharap hubungan kemitraan antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat semakin erat.
Dengan komunikasi yang terbuka dan kolaborasi yang kuat, potensi konflik sosial di Kota Palopo diharapkan dapat dicegah sejak dini sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, dan harmonis bagi seluruh warga.